Hay all.....
Mungkin banyak orang yang berpendapat bahwa menjadi anak tunggal atau anak semata wayang itu adalah enak. Beberap survey yang saya lakukan dan saya amati, rata2 orang yang bilang menjadi anak tunggal itu enak karena menurut pendapat mereka anak tunggal itu :
1. Enak
2. Tidak ada yang mengganggu
3. Dimanja
4. Kalau minta apa aja pasti diturutin.
5. Tidak ada saingan di rumah
6. Apa yang kita punya ya hanya milik kita. nggak ada yg rese lah, ngambil tanpa izin lah. atau semacamnya
Mungkin saya agak berbeda pendapat seperti kebanyakan orang. Menurut saya anak tunggal itu nggak enak. Mungkin emang dari ke 6 di atas bakal di rasain sama anak tunggal. Tapi di balik itu ada sesuatu yg lebih lebih tidak enak.
Di saat kalian sendiri, orang tua asik dengan pekerjaan. Kalian pasti merasa kesepian. Beda halnya yang punya adek atau kakak. Bisa di ajak bercanda, berbagi cerita satu sama lain, di ajak main kesana kesini.
Terkadang ada warna tersendiri di balik kita mempunyai kakak or adek. Berantem or apalah itu adalah keasikan tersendiri. Dimana rumah tidak sepi. Terkadang saya suka iri ngeliat ke akraban adek dengan kakaknya dan sebaliknya. Terkadang rebutan mainan samapi di omelin orang tua. Disitulah warnanya. Distulah asiknya. Beda dengan anak tunggal. Anak tunggal tidak akan pernah merasakan itu.
Saya bisa menulis seperti ini karena saya adalah anak tunggal. Dulu sempat akan mempunyai adek. Tapi Tuhan berkata lain. Adek saya pergi mendahulu saya menghadap sang pencipta. Dia seorang perempuan. Wafat saat berada di kandungan 9 bulan. Saya hanya bisa mendengar cerita kalau saya punya adek dulu.
Dulu saat saya kecil sering berangan2 mempunya adek. Saat mau tidur saya selalu menyisihkan tempat tidur dan bilang ke ortu saya "Ini tempat tidur buat adek" ucap saya.
Tapi sampai sekarang saya tetap anak tunggal. Diselimuti kesepian. Tapi saya harus tetap tegar walaupun di dalam hati saya sangat sedih. Saya harus tetap berjuang buat ke dua orang tua saya. Saya tak mempunyai adek or kakak. Otomatis saya harus berdiri sendiri. Saya yg nanti akan menjadi tulang punggung keluarga.
Saya emang anak tunggal, tapi jangan cuma maslah ini masa depan saya kelam. Jadikan ini sebagai pemacu semangat.
Sekian......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar